Coba Taraf

Jualan Online

Cara Menghitung Untung Jualan di Marketplace Setelah Semua Biaya

Redaksi Taraf · · 5 menit baca

Disusun dengan bantuan AI, lalu dicek ke sumber resmi. Bukan nasihat keuangan, pajak, atau hukum untuk situasi pribadimu. Cara kami menulis

Jawaban singkat

Untung per pesanan di marketplace = harga jual − modal produk − kemasan − semua potongan platform − promo yang kamu tanggung − selisih ongkir. Supaya tidak rugi, hitung harga jual minimum dengan rumus (modal + kemasan + biaya tetap per pesanan + untung yang kamu mau) ÷ (1 − total biaya dalam persen). Tarif tiap marketplace berbeda dan sering berubah, jadi ambil angkanya dari rincian penghasilan di akun penjualmu sendiri.

Omzet naik, pesanan ramai, tapi saldo yang cair terasa kecil. Itu hal yang sering dialami penjual online. Penyebabnya biasanya bukan satu biaya besar, melainkan beberapa potongan kecil yang tidak ikut dihitung saat menentukan harga. Artikel ini membantumu menghitungnya satu per satu. Semua angka di artikel ini adalah ilustrasi; ganti dengan angka dari akunmu.

Komponen yang perlu masuk hitungan

KomponenContoh bentuknyaDari mana angkanya
Modal produk (HPP)Bahan, produksi, atau harga beli barangCatatan modalmu. Cara hitungnya: HPP dan harga jual
Kemasan dan perlengkapanDus, bubble wrap, lakban, stiker, kantongBeli satuan lalu bagi per pesanan
Komisi atau biaya admin platformPersentase dari harga jualRincian penghasilan atau halaman biaya penjual di akunmu
Biaya layanan atau transaksiPersentase tambahan, atau biaya tetap per pesananRincian penghasilan di akunmu
Promo yang kamu tanggungVoucher toko, diskon, program gratis ongkirPengaturan promo yang kamu ikuti
Selisih ongkirOngkir yang kamu bayar lebih besar dari yang dibayar pembeliRincian pesanan
Retur, batal, dan barang rusakBarang kembali, rusak, atau hilang di jalanRiwayat retur sebulan terakhir

Kolom terakhir penting: jangan menebak tarif dari ingatan atau dari cerita penjual lain. Platform bisa mengubah komisi, memasang biaya baru, atau berbeda tarif menurut kategori produk. Rincian penghasilan per pesanan di akunmu adalah sumber yang paling akurat.

Rumus untung per pesanan

Untung = harga jual − modal − kemasan − komisi − biaya layanan − promo yang kamu tanggung − selisih ongkir.

Misalkan (angka ilustrasi) kamu menjual kaos dengan harga Rp58.500 di marketplace.

KomponenContoh angka (ilustrasi)
Harga jualRp58.500
Modal produk− Rp40.000
Kemasan− Rp2.000
Komisi + biaya layanan (total 12% dari harga jual)− Rp7.020 (58.500 × 12%)
Biaya tetap per pesanan− Rp1.250
Untung per pesananRp8.230

Hitungannya: 58.500 − 40.000 − 2.000 − 7.020 − 1.250 = Rp8.230. Itu kondisi terbaik: tidak ada promo, tidak ada retur.

Efek promo dan retur yang sering terlupa

Sekarang tambahkan dua hal yang hampir selalu terjadi.

KondisiPerhitungan (ilustrasi)Untung rata-rata per pesanan
Tanpa promo, tanpa returRp8.230Rp8.230
Ikut voucher toko Rp5.000 (komisi tetap dihitung dari harga awal)8.230 − 5.000Rp3.230
Voucher Rp5.000 dan 1 dari 20 pesanan retur dengan kerugian Rp52.000 (modal dan kemasan 42.000 + ongkir 10.000)8.230 − 5.000 − (52.000 ÷ 20 = 2.600)Rp630

Dari Rp8.230 turun menjadi Rp630 per pesanan, tanpa ada biaya yang terasa "besar". Ini menjelaskan kenapa omzet ramai belum tentu berarti uang bertambah. Catatan: apakah komisi dihitung dari harga sebelum atau sesudah voucher berbeda antarplatform, jadi baca ketentuan di akunmu. Cara menghitung batas diskon yang aman ada di diskon maksimal agar tidak rugi.

Cara menghitung harga jual minimum

Karena biaya platform berupa persentase dari harga jual, kamu tidak bisa sekadar menambahkan angka ke modal. Gunakan rumus berikut:

Harga minimum = (modal + kemasan + biaya tetap per pesanan + untung yang kamu mau) ÷ (1 − total persentase biaya)

Pakai contoh yang sama: modal Rp40.000, kemasan Rp2.000, biaya tetap Rp1.250, untung yang diinginkan Rp8.000, total persentase biaya 12% (= 0,12).

  1. Jumlahkan bagian atas: 40.000 + 2.000 + 1.250 + 8.000 = Rp51.250.
  2. Bagi dengan (1 − 0,12) = 0,88: 51.250 ÷ 0,88 = Rp58.239 (dibulatkan).
  3. Bulatkan ke harga yang nyaman, misalnya Rp58.500. Cek ulang: 58.500 − 7.020 (12%) − 1.250 − 42.000 = Rp8.230, sudah di atas target Rp8.000.

Kalau kamu berniat ikut promo, tambahkan jatah promo dan jatah retur ke dalam hitungan sejak awal. Misalnya sisihkan Rp5.000 untuk voucher dan Rp2.600 untuk retur, lalu hitung ulang harga minimumnya. Perbedaan margin dan markup dijelaskan di beda margin dan markup.

Langkah rutin sebulan sekali

  1. Unduh atau buka rincian penghasilan bulan lalu dari akun penjualmu.
  2. Hitung rata-rata potongan per pesanan: total semua potongan ÷ jumlah pesanan.
  3. Catat retur, batal, dan barang rusak, lalu hitung kerugiannya per pesanan.
  4. Hitung untung per produk, bukan hanya total. Sering ada satu-dua produk yang sebenarnya rugi.
  5. Cocokkan total yang cair ke rekeningmu dengan hitunganmu sendiri. Selisih besar berarti ada potongan yang belum kamu pahami.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Memakai harga yang sama di semua tempat padahal biaya tiap jalur berbeda. Harga di marketplace biasanya perlu lebih tinggi dari harga jual langsung untuk untung yang sama.
  • Menghitung untung dari omzet. Beda omzet dan untung dibahas di omzet vs untung.
  • Lupa mengganti hitungan saat tarif atau program berubah.
  • Tidak memasukkan tenaga dan waktu membalas chat, mengemas, dan mengantar ke kurir. Itu juga biaya, walau tidak keluar dari rekening.
  • Menganggap retur sebagai kejadian langka, padahal beberapa persen saja sudah menggerus untung.

Kondisi tiap toko berbeda, dan tarif tiap marketplace bisa berubah kapan saja. Karena itu, pakai angka dari akunmu sendiri, bukan angka di artikel ini.

Kalau kamu memakai Taraf Usaha, kamu mengisi modal tiap produk dan Taraf menghitung untung bersih dari penjualan dan biaya yang kamu catat. Potongan marketplace bisa dicatat sebagai pengeluaran sehingga masuk ke hitungan untung. Kamu juga bisa membuat link toko sendiri untuk pesanan langsung, yang biayanya berbeda dari marketplace.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Bagaimana cara menghitung untung jualan di marketplace?

Kurangi harga jual dengan modal, kemasan, komisi dan biaya layanan, promo yang kamu tanggung, dan selisih ongkir. Hitung per pesanan, lalu kalikan dengan jumlah pesanan. Jangan lupa memasukkan rata-rata kerugian dari retur.

Berapa harga jual minimum supaya tidak rugi di marketplace?

Gunakan rumus (modal + kemasan + biaya tetap per pesanan + untung yang diinginkan) ÷ (1 − total persentase biaya). Angka persentase dan biaya tetap diambil dari rincian penghasilan akunmu.

Berapa komisi marketplace?

Berbeda untuk tiap platform dan kategori produk, dan bisa berubah. Lihat halaman biaya penjual atau rincian penghasilan di akunmu untuk angka terbaru; jangan memakai angka dari sumber yang tidak resmi.

Apakah lebih untung jual lewat marketplace atau link toko sendiri?

Tergantung produk, biaya, dan jumlah pembelimu. Marketplace membawa pembeli, tetapi ada potongan dan promo. Jualan langsung biasanya tidak ada komisi platform, tetapi kamu yang mencari pembeli. Hitung untung per pesanan di kedua jalur dengan rumus di artikel ini, lalu bandingkan.

Cara kami menulis & memeriksa fakta ada di Kebijakan Redaksi. Artikel ini untuk edukasi, bukan nasihat keuangan, pajak, atau hukum untuk kondisi pribadimu — dan Taraf tidak menjual atau merekomendasikan produk keuangan apa pun.

Baca juga

Pembeli Batal Sepihak Saat PO: Cara Menyikapi dan MencegahnyaCara Menangani Komplain Pembeli Online dengan Tenang dan AdilCara Memakai WhatsApp Business: Balasan Cepat, Label, Katalog