Jualan Online
Template Chat PO di WhatsApp: Format Order, Konfirmasi, sampai Pengingat Ambil
Lima pesan yang paling sering dipakai usaha PO: format order untuk pembeli, konfirmasi dan tagihan, pengingat bayar, kabar pesanan siap atau diantar, dan terima kasih. Salin template di bawah, ganti bagian dalam kurung siku, lalu simpan sebagai balasan cepat di WhatsApp Business supaya tinggal dipanggil.
Template membuat semua pembeli mendapat informasi yang sama lengkapnya: menu, tanggal, total, dan batas bayar. Pesanan yang lengkap sejak chat pertama berarti lebih sedikit tanya-jawab bolak-balik dan lebih kecil kemungkinan tertukar.
1. Format order untuk pembeli
Kirim ini saat pembeli bertanya "mau pesan, kak". Minta semua data dalam satu kali balasan.
Halo kak, terima kasih sudah mau pesan di [nama toko] 🙏 Boleh isi format ini ya: Nama: No. WhatsApp: Pesanan (menu & jumlah): Varian/ukuran: Tanggal & jam ambil: Ambil sendiri / diantar: Alamat (kalau diantar): Catatan (mis. tulisan di kue): Pesanan paling lambat H-[1] ya kak.
2. Konfirmasi pesanan dan tagihan
Ulangi rincian pesanan dengan lengkap. Pembeli jadi bisa mengecek sendiri sebelum membayar, dan kamu punya catatan yang sama.
Pesanan kakak sudah kami catat ✅ Kode: [PO-012] [2] × [Brownies Panggang] (Rp[95.000]) Ongkir: Rp[20.000] Total: Rp[210.000] Ambil/antar: [Selasa, 6 Oktober, 10.00] Silakan transfer ke [BCA 1234567890 a.n. Nama Toko] paling lambat [jam 15.00 hari ini], lalu kirim bukti transfernya di sini. Lewat dari itu, pesanan batal otomatis ya kak.
3. Pengingat bayar
Kirim sekali saja, sekitar satu jam sebelum batas waktu. Nada yang ramah lebih efektif daripada nada menagih.
Halo kak [nama], mau mengingatkan pesanan [PO-012] untuk [Selasa, 6 Oktober] belum kami terima pembayarannya. Batasnya jam [15.00] ya kak, setelah itu tanggalnya kami buka untuk pembeli lain. Kalau sudah transfer, cukup kirim buktinya di sini 🙏
4. Pesanan siap atau sedang diantar
Halo kak [nama], pesanan [PO-012] sudah siap diambil 🎉 Alamat: [alamat toko / patokan] Jam ambil: [10.00–17.00] Sisa pembayaran: Rp[0 / jumlah sisa]
Halo kak [nama], pesanan [PO-012] sedang diantar ya 🛵 Kurir: [nama / layanan] Link lacak: [link kurir] Mohon pastikan ada yang menerima di alamat ya kak.
5. Terima kasih dan ajakan pesan lagi
Terima kasih sudah pesan di [nama toko], kak [nama] 🙏 Semoga suka! Kalau berkenan, boleh kirim foto atau ulasan singkatnya, sangat membantu usaha kecil kami. PO minggu depan dibuka [hari], kuotanya terbatas ya kak.
Tips supaya template tetap terasa personal
- Selalu sebut nama pembeli dan kode pesanannya. Pembeli tahu pesannya untuk dia, bukan pesan massal.
- Satu pesan, satu tujuan. Jangan menggabungkan tagihan, promosi, dan pengingat di satu chat.
- Tulis total dan batas waktu dalam angka, bukan "secepatnya".
- Simpan sebagai balasan cepat. Di WhatsApp Business, balasan cepat bisa dipanggil dengan mengetik garis miring (/) di kolom chat.
- Tulis aturan bayar dan batal sekali di awal. Contohnya ada di aturan pembayaran PO.
Kapan template saja tidak cukup
Template membantu sampai sekitar puluhan pesanan per minggu. Setelah itu, masalahnya bergeser: menyalin isi chat ke catatan, mengecek tanggal mana yang sudah penuh, dan mencocokkan bukti transfer satu per satu. Di titik ini, link toko online tempat pembeli mengisi pesanannya sendiri biasanya lebih hemat waktu daripada format order di chat.
Di Taraf Usaha, format order digantikan oleh link toko: pembeli memilih tanggal, jam, menu, dan ongkir sendiri, lalu pesanan masuk ke papan pesanan. Pesan WhatsApp untuk konfirmasi, pengingat bayar, dan link lacak pesanan sudah tersusun otomatis, tinggal kirim. Pembeli juga bisa melihat status pesanannya sendiri tanpa harus bertanya.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Apa saja isi format order PO yang lengkap?
Minimal nama, nomor WhatsApp, menu dan jumlah, varian, tanggal dan jam ambil, ambil sendiri atau diantar, alamat bila diantar, dan catatan khusus seperti tulisan di kue.
Kapan sebaiknya mengirim pengingat bayar?
Cukup sekali, sekitar satu jam sebelum batas waktu bayar. Pengingat berulang-ulang cenderung membuat pembeli tidak nyaman.
Bagaimana cara menyimpan template chat di WhatsApp?
Di WhatsApp Business, buka pengaturan alat bisnis lalu balasan cepat, simpan teks template dengan kata pintas, dan panggil dengan mengetik garis miring (/) diikuti kata pintasnya di kolom chat.
Cara kami menulis & memeriksa fakta ada di Kebijakan Redaksi. Artikel ini untuk edukasi, bukan nasihat keuangan, pajak, atau hukum untuk kondisi pribadimu — dan Taraf tidak menjual atau merekomendasikan produk keuangan apa pun.